Sifat-sifat
Manajemen Yang Baik Menurut Para Ahli
1. Pembagian Kerja dan
Disiplin
Sebuah pekerjaan ada baiknya
jika dibagi berdasarkan keahlian masing-masing. Pembagian kerja ini bisa
diwujudkan dalam sebuah tim, yang masing-masing anggota saling melengkapi satu
sama lain. Selain itu, pembagian kerja dalam bentuk team work dilakukan untuk menjaga efisiensi waktu
dan memudahkan pekerjaan. Kemudian seorang manajer harus memiliki sifat
disiplin dalam segala hal. Entah itu disiplin waktu, dan disiplin dalam
menjalankan tugas agar tidak dikejar deadline.
2. Tahu Wewenang
dan Bertanggung Jawab
Sifat dan prinsip ini mutlak harus dimiliki oleh seorang
manajer. Seorang manajer harus paham wewenang yang ia miliki sehingga tahu
batasan ketika membuat keputusan dan tahu siapa saja orang yang bisa diperintah
olehnya. Ketika seorang manajer telah paham mengenai wewenangnya, maka harus
diiringi dengan sifat tanggung jawab karena sudah sepantasnya ia sadar bahwa
segala tindakan yang dilakukan pasti membawa konsekuensi masing-masing.
3. Mendahulukan Kepentingan Organisasi
Sikap profesional yang dimiliki oleh diri seseorang bisa
tercermin ketika ia memprioritaskan sesuatu. Ia tidak akan melakukan kegiatan
yang dianggap kurang bermanfaat. Ketika ia mendahulukan kepentingan organisasi
perusahaan daripada kepentingan pribadi, maka bisa dipastikan bahwa ia memiliki
profesionalitas dalam bekerja. Namun sebaliknya, jika ia lebih mendahulukan kepentingan
pribadi yang tidak menguntungkan bagi organisasi maka kemungkinan besar ia
tidak profesional.
4. Memberi Teladan mengenai arti sukses kepada bawahan
Yang menjadi alasan mereka tidak ingin bekerja keras ialah
karena mereka tidak mengerti jelas tujuan mereka bekerja. Denga ketidakadaan
tujuan serta arah justru mematahkan motivasi kerja. Oleh sebab itu seorang
pemimpin yang baik ialah pemimpin yang dapat memberi contoh kesuksesan yang
dapat diraih para bawahanya.
5. Jangan sungkan untuk memuji keberhasilan bawahan
Bukan hanya masalah kritik, pujian apresiasi terhadap hasil
kerja bahawan juga bisa memotivasi produktivitas dan membangun kepercayaan diri
bawahn untuk menjadi lebih sukses lagi.
6. Berikan ruang untuk kesalahan
Sesungguhnya kesalahan ialah guru terbaik bagi pembelajaran,
maka berilah toleransi untuk sebuah kesalahan yang dilakukan bawahan. Memang
terkadang kesalahan yang dibuat bawahan sebab ia tidak becus bekerja, namun
karena ketidaktahuanya mengenai suatu hal.
7. Beri bawahan anda peralatan yang mereka perlukan
Ada banyak sekali orang yang mengapresiasikan, tugas seorang
pemimpin ialah untuk menyelesaikan masalah bawahanya. Akan tetapi sebenarnya
ini bukanlah tugas dari anda sebagai seorang atasan.
Daripada sellalu terus-terusan andil dalam menyelesaikan
masalah orang lain, sebaiknya nad bisa memberikan bawahan anda cara dan
juga rambu untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.
8. Delegasikan tugas tanpa banyak turut campur
Seorang pemimpin yang baik ialah seorang yang dapat mempercayakan
tugas secara penuh kepada bawahanya. Biarkan bawahan mengatasi kesulitan
pekerjaanya sendiri. Tapi, disisi lain pastikan diri anda supaya selalu anda
untuk membantu ketika mereka sedang memerlukan anda.
9. Lebih baik bertanya daripada memberi nasihat
sering terjadi kalau bawahan anda lebih mengetahui dari pada
yang anda pikir mereka ketahui. Anda bisa meminta pendapat kepoada mereka
mengenai masalah-masalah yang saat ini sedang dialami oleh kantor.
Dengan pertanyaan tersebut, akan membantu mereka menyimpulan
sendiri jalan keluar dari masalah tersebut. Jauhi terus-terusan memberi
nasihat, sebab akan terlihat seperti menggurui.